| Dr. Josef Mengele |
Tau enggak sih, bahwa terdapat fenomena anak kembar di sebuah kota kecil di Brazil yang mayoritas penduduknya keturunan Jerman.
Kota kecil dengan radius 1.6 km ini, terdapat 80 keluarga yang 44 di antaranya memiliki anak kembar dengan rambut pirang, bermata biru, dan jumlah tersebut memiliki rata -rata hampir 1000% di atas rata-rata dunia.
Banyak yang percaya fenomena ini merupakan hasil dari seorang ilmuan NAZI yaitu Joseph Mengele, yang terus melanjutkan eksperimen untuk membangun ras Aria di kota tersebut.
Kota kecil dengan radius 1.6 km ini, terdapat 80 keluarga yang 44 di antaranya memiliki anak kembar dengan rambut pirang, bermata biru, dan jumlah tersebut memiliki rata -rata hampir 1000% di atas rata-rata dunia.
Banyak yang percaya fenomena ini merupakan hasil dari seorang ilmuan NAZI yaitu Joseph Mengele, yang terus melanjutkan eksperimen untuk membangun ras Aria di kota tersebut.
Dr. Josef Mengele (16 Maret 1911 - 7 Februari 1979) adalah seorang perwira SS Jerman dan seorang dokter di kamp konsentrasi Nazi Auschwitz-Birkenau. Ia memperoleh gelar doktor di bidang antropologi dari Universitas Munich dan di obat dari Frankfurt University .
Ia terkenal karena menjadi salah satu dokter SS yang mengawasi pemilihan jenis transport untuk tahanan, menentukan siapa yang harus dibunuh dan siapa yang menjadi buruh paksa, dan untuk melakukan eksperimen manusia di kamp ung tahanan itu. Mengele juga memiliki julukan "Malaikat Maut".
Pada tahun 1940, dia ditempatkan di korps medis cadangan, yang kemudian pindah ke Divisi SS Panzergrenadier Wiking di Front Timur. Pada tahun 1942, ia terluka saat perang dengan Rusia dan tidak dapat melanjutkan tugasnya sebagai prajurit.
Kemudian Mengele dipromosikan ke pangkat SS-Hauptsturmführer (Kapten) karena telah menyelamatkan nyawa dua tentara Jerman. Ia selamat dari perang dan setelah beberapa lama melakukan penyamaran di Jerman, ia melarikan diri ke Amerika Selatan, di mana ia menjadi salah satu penjahat perang NAZI yang paling diburu.
Ia terkenal karena menjadi salah satu dokter SS yang mengawasi pemilihan jenis transport untuk tahanan, menentukan siapa yang harus dibunuh dan siapa yang menjadi buruh paksa, dan untuk melakukan eksperimen manusia di kamp ung tahanan itu. Mengele juga memiliki julukan "Malaikat Maut".
Pada tahun 1940, dia ditempatkan di korps medis cadangan, yang kemudian pindah ke Divisi SS Panzergrenadier Wiking di Front Timur. Pada tahun 1942, ia terluka saat perang dengan Rusia dan tidak dapat melanjutkan tugasnya sebagai prajurit.
Kemudian Mengele dipromosikan ke pangkat SS-Hauptsturmführer (Kapten) karena telah menyelamatkan nyawa dua tentara Jerman. Ia selamat dari perang dan setelah beberapa lama melakukan penyamaran di Jerman, ia melarikan diri ke Amerika Selatan, di mana ia menjadi salah satu penjahat perang NAZI yang paling diburu.
Eksperimen Mengele yang dilakukan meliputi:
1. Menyuntikkan bahan kimia dan memasukkan gas ke anak anak tersebut.
2. Tranfusi dari satu anak ke anak lainnya
3. Menjahit anak kembar bersama.
4. Dan juga pengebirian dan sterilisasi anak kembar.
Tahap 1: Mengele mengambil dua anak kembar Hungaria yang berumur 18tahun kemudian memasukan gas dengan tabung melalui hidung anak kembar tersebut ke paru-paru mereka. Dia kemudian mengumpulkan dahak dari paru-paru mereka.
Tahap 2: Anak kembar yang sama tersebut dimasukkan ke dalam air panas dan kemudian diikat ke sebuah meja, di mana rambut mereka dicabut. Proses ini diulang beberapa kali, dalam percobaan Mengele dilakukan untuk menyelamatkan akar rambut.
Tahap 3: Mengele memasukan 2liter cairan ke perut anak kembar tersebut melalui anus. Dan melakukan yang pemeriksaan usus lambung secara luas tanpa anestesi. Sumber menceritakan bagaimana masing-masing anak tersebut menangis begitu keras selama prosedur dilaksanakan.
Tahap 4: Pada hari-hari berikutnya, mereka menerima pemeriksaan urologis yang menyakitkan untuk mengambil sampel jaringan diambil dari ginjal, prostat, dan testis.
Tahap Akhir: Setelah tiga minggu ini, masing-masing secara bersamaan kembar itu dibedah untuk diberi suntikan di hati, tanpa anestesi.
Mengele melakukan kegiatan eksperimentalnya pada kira-kira 3.000 anak kembar yang melewati kamp kematian Auschwitz selama Perang Dunia II hingga pembebasan pada akhir perang. Hanya sekitar 26 pasang kembar selamat.
Renate dan Rene Guttmann merupakan salah satu anak yang mengalami eksperimen dengan injeksi dan x-ray oleh Josef Mengele. |
Tidak ada komentar:
Posting Komentar