Si Bungkuk Berair Mata
Oleh Indrazati Hanum
XII IPS 2
Tak ku sangka waktuku sudah habis
Masaku telah hilang berlari bersama waktu
Aku seharusnya menjadi pemenang sekarang
Pemenang melawan ketidakmampuanku
Tapi nyatanya..
Sekarang aku bungkuk menunggu kehancuranku
Akibat ulahku terlena pada surga dunia
Sekarang aku hanya bisa menatap para sang juara itu
tersenyum megah memeluk keberhasilannya
Aku hanya bisa menangis dan menangis menyesal
Tuhan, aku mohon berikan kesempatan kedua
Agar aku tak menjadi si bungkuk berair mata
Tidak ada komentar:
Posting Komentar